expr:class='"loading" + data:blog.mobileClass'>

Minggu, Januari 14, 2018

Central Park MEIKARTA Januari 2018



MeikartaTownship.com - Ribuan warga silih berganti memadati Meikarta Central Park pada hari-hari terakhir libur akhir tahun 2017 dan awal tahun 2018, terutama pada Minggu (31/12) dan Senin (1/1). Pengembang Lippo Group ingin menjadikan danau di Meikarta ini sebagai tujuan wisata baru bagi warga Cikarang khususnya dan wilayah jabodetabek karawang bandung dan tidak menutup kemungkinan bagi siapa saja yang melewati tol cikampek bisa mampir ke Central Park MEIKARTA dengan Exit Tol Cibatu.

Sejak libur Natal 2017 hingga pergantian malam Tahun Baru 2018, warga tampak antusias berkunjung di area ruang terbuka hijau seluas 100 hektare Central Park Meikarta. Puncak kepadatannya terjadi pada Senin (25/12) dan malam pergantian Tahun Baru pada Minggu (31/12). Tanggal 25 Desember tercatat sebanyak 32.000 pengunjung dan malam pergantian Tahun Baru 2018 terdata sebanyak 95.659 pengunjung," kata Marcomm Event Manager, Wahyu Hidayat di Cikarang, Senin (1/1). 
Central Park Meikarta
Selama periode libur Natal dan Tahun Baru, pihaknya menggelar acara spektakuler bertajuk "Wonderland Meikarta" mulai 24-31 Desember 2018 di Meikarta Central ‎Park. Di pinggir danau terdapat panggung utama yang menjadi pusat perhatian warga. Performa band-band dan penyanyi papan atas, seperti D'Masiv, Kangen Band feat Reyhan, Sammy Simorangkir, Regina, Marcel hingga Dewi Perssik dan Choky Sitohang, ikut menyemarakkan suasana di tepian danau Central Park Meikarta ini.

"Selama sepekan terakhir ini, rata-rata pengunjung di atas 5.000 orang per hari. Sudah diagendakan event ini menjadi acara rutin tahunan‎ di Central Park," imbuhnya. Pengunjung disuguhi acara-acara menarik, seperti festival kuliner, bazar, hingga festival durian. Selama periode gelaran "Wonderland Meikarta" itu, Meikarta Central Park telah bersolek dengan berbagai ornamen Natal, seperti pohon Natal besar hingga patung raksasa Sinterklas.

Tak ketinggalan, wahana bermain seperti komidi puter, pontang-panting, sepeda pasangan, kora-kora, taman ria mini, mini train, dan sebagainya, diserbu pengunjung. Ada juga, bebek kuning raksasa yang menjadi ikon di Central Park, yaitu Meikarduck, menjadi titik favorit untuk berselfie bersama MEIKARDUCK.

Taman yang diberi nama Central Park itu juga berfungsi untuk menjaga keseimbangan lingkungan di kawasan sekitarnya. Karena, air danau yang menguat karena terpapar matahari bisa membantu melembabkan udara di sekitarnya. Fungsi dan keberadaan central park di Meikarta ini mirip dengan central park yang ada di New York, Amerika Serikat (AS).

Masyarakat bisa menikmati suasana sore dengan pemandangan yang indah di pinggir danau sembari bercengkerama, baik bersama keluarga atau pun dengan penghuni lainnya. Kehadiran Kota Meikarta berupa kawasan pemukiman dengan berbagai fasilitas penunjangnya itu, lanjut Ketut, bakal melengkapi pengembangan 3,250 ha kawasan Cikarang yang izin prinsip penggunaan lahannya sudah dikantongi perusahaan sejak 30 tahun lalu.

Dengan canda, CEO Meikarta, Ketut Budi Wijaya, menerangkan taman tersebut bisa diakses bebas oleh siapa saja termasuk mereka yang bukan penduduk Meikarta. "Di sana (Taman Kota Meikarta) dilengkapi dengan berbagai fasilitas bahkan ada tempat main anak. Bayar enggak? Enggak ada loket tuh di sana. Berarti gratis," canda Ketut, saat berbincang dengan detikFinance di Menara Matahari, Lippo Karawaci, Tangerang pekan lalu. Saatnya ambil keputusan, “ Aku Ingin Pindah Ke MEIKARTA “









 /ydJan2018